Header Ads

test

IGI LAMONGAN GELAR WORKSHOP KEPENULISAN BEST PRACTICE UNTUK PUBLIKASI ILMIAH

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Lamongan, Dra. Sri Yuliasih, M.M. membuka kegiatan Workshop 


Ikatan Guru Indonesia (IGI) Lamongan bekerja sama dengan Universitas Islam Lamongan (UNISLA) kembali menggelar kegiatan peningkatan kompetensi guru yaitu Workshop Kepenulisan Best Practice untuk Publikasi Ilmiah dan Esai, Minggu (19/01/2020). Workshop yang bertempat di aula kampus UNISLA ini diikuti oleh sekitar seratus guru dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK di Lamongan, Bojonegoro, dan sekitarnya.  


Rektor UNISLA, H. Bambang Eko Muljono saat memberikan sambutan
Workshop kepenulisan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Lamongan, Dra. Sri Yuliasih, MM. Turut hadir dalam kegiatan pembukaan, Rektor UNISLA, H. Bambang Eko Muljono, S.H, M.Hum, M.MA, dan Dekan FKIP UNISLA, Dr. Madekhan, serta Ketua IGI Jawa Timur, Dr. H. Marjuki, M.Pd.





Dalam sambutannya, Sri Yuliasih menyampaikan beberapa pesan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang hari ini berhalangan hadir. Diantara pesannya yaitu perlu adanya dukungan masyarakat terkait kebijakan pemerataan akses layanan pendidikan.  Dalam kesempatan ini Sri Yuliasih mengucapkan terimakasih kepada IGI yang telah berperan secara nyata membantu Dinas Pendidikan dalam meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan-pelatihan. “Saya mendukung kegiatan-kegiatan nyata seperti ini. IGI adalah orprof yang diakui secara legal. Jadi guru tidak perlu ragu-ragu mengikuti kegiatan IGI!”pesannya.
Mustakim membimbing para peserta workshop langsung praktik menulis laporan best practice 
Sementara itu Bambang Muljono memotivasi peserta pelatihan agar terus meningkatkan kompetensinya. Bambang juga menyatakan bahwa UNISLA terbuka untuk bekerja sama dengan siapapun untuk memajukan pendidikan. “UNISLA ini milik ummat. Silahkan digunakan untuk kepentingan bersama. Apalagi untuk pelatihan guru seperti ini. Sekarang ini antara pendidikan dasar, menengah, dan dikti menjadi satu atap di kementrian. Jadi harus bersinergi” ungkapnya.

Ketua IGI Lamongan, Ekwanto melaporkan kegiatan workshop
Ketua IGI Lamongan, Ekwanto mengatakan bahwa workshop ini bertujuan untuk mendukung gerakan literasi dan meningkatkan kompetensi guru dalam menulis laporan best practice untuk publikasi ilmiah. IGI menghadirkan narasumber yang kompeten yaitu Mustakim, S.Sos, M.Si, pengawas berprestasi dari dinas pendidikan provinsi wilayah Lamongan, penulis 25 buku yang juga menjabat sebagai wakil sekjen bidang literasi Pimpinan Pusat IGI.

Ketua IGI Jatim, Dr. H. Marjuki menyampaikan overview IGI

Workshop yang dikemas dengan pola in-on-in ini diawali dengan overview IGI oleh Ketua IGI Jawa Timur. Setelah itu paparan materi disampaikan oleh Mustakim secara interaktif.  Kegiatan ini dimulai dari pukul 09.00 sampai dengan 15.00 WIB. Tampak para peserta antusias dan sibuk praktik dengan laptopnya masing-masing sesuai petunjuk narasumber.  
Guru SMP Negeri 3 Lamongan, Ummul Muhlisuna mengatakan senang bisa mengikuti kegiatan ini. “Workshopnya asyik. Tidak hanya teoritis, tapi langsung praktik. Jadi termotivasi untuk menyusun laporan best practice, “tuturnya. [wafi]   

4 comments:

  1. IGI Lamongan terus bergerak memviruskan peningkatan kompetensi guru. IGI Lamongan peka dengan kesulitan guru. Apapun kesulitan guru dicoba diurai dengan solusi.

    Teruslah bergerak menapakkan kaki mrnuju prestasi. Hanya yang berkarya yang mulia. Kemuliaan buah ibadah. Sukses IGI Lamongan mari kita raih kemuliaan berikutnya.

    ReplyDelete
  2. Aku senang ikut pelatihan yang diadakan ITU karena jelas kualitas dan mutunya. Berangkat zero, pulang hero.
    Tq IGI. Semoga semakin jaya IGI Lamongan dan diikuti IGI IGI daerah lain di Jatim.
    Jangan lupa ajak aku kalau ada event lagi. Tq

    ReplyDelete