Header Ads

test

KEPALA BKKBN PROVINSI JATIM SAMBUT BAIK AUDIENSI IGI

Audiensi IGI dengan Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur

Jumat berkah yang dirasakan oleh IGI Wilayah Provinsi Jawa Timur karena hari ini pengurus harian IGI diterima dengan hangat oleh Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur Bapak Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd di kantornya di jalan Airlangga no 31-32, Airlangga Kecamatan Gubeng Kota Surabaya (21/05/2021)

Dewi Nurmalasari, M.Pd., mewakili Sukari, S.Pd.,M.Pd. selaku ketua IGI Wilayah yang berhalangan hadir  karena beliau sedang ada tugas negara mengikuti "Koordinasi Pendampingan dan Pemantauan Pelaksanaan Verval TIK dalam Rangka Persiapan pelaksanaan Asesmen Nasional 2021 di Jakarta. Sekretaris IGI Wilayah Provinsi Jatim itu memperkenalkan IGI kepada Kepala BKKBN dengan menyampaikan misi visi sebagai organisasi profesi yang fokus pada peningkatan 4 kompetensi yang harus dimiliki guru diantaranya kompetensi sosial, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional dan kompetensi kepribadian.

Pengurus harian IGI diskusi dengan Kepala BKKBN
 

Wanita yang kesehariannya sebagai guru di SMAN 15 Surabaya itu juga menyampaikan IGI telah beraudiensi dengan Gubernur Jawa Timur yang dilakukan beberapa waktu lalu, tepatnya hari Minggu tanggal 16 Mei 2021 Ibu Khofifah menitipkan pesan bagaimana caranya meningkatkan ketahanan keluarga guru agar tidak banyak yang bercerai. Ini merupakan PR besar bagi IGI. Maka dari itu IGI Wilayah Provinsi Jatim berupaya untuk bersinergi dengan lembaga yang kompeten dibidang tersebut yaitu BKKBN. 

Menurut Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd apa yang disampaikan Gubernur merupakan isu yang menarik yang perlu  segera diatasi selain isu stunting yang merebak. “Harus ada ihtiar untuk mencari solusi terbaik, perceraian itu merupakan pilihan terakhir” demikian beliau menyampaikan. Pria kelahiran Lamongan ini menyambut baik apa yang disampakan oleh IGI dan berencana membuka program yang bisa dilakukan kerjasama antara BKKBN degan IGI dimana MoU akan dilakukan pada saat Rakerwil di Magetan yang akan datang. Hal ini untuk menindaklanjuti apa yang menjadi pesan Gubernur untuk menjaga ketahanan keluaraga. Pesan beliau kepada IGI, Sinergi IGI dengan BKKBN diharapkan guru harus bisa menjadi motivator setidaknya untuk siswanya, bagaimana stunting dapat diatasi dan ketahanan keluarga bisa jaga. 

Penyerahan buku Mengapa Saya Memilih IGI. dari kiri ke kanan Cici (waket), Dewi (Sek), Pak Teguh (Ka BKKBN), Tuti (Koordinator bid KS-PK), Lilik (Bend )

Ibu Tuti selaku koordinator bidang KS-PK yang menyambut kehadiran kami. Perbincangan yang hangat membahas seputar ketahan keluarga. Beliau memberikan gambaran pada kami ketahanan keluarga akan terjaga jika 8 fungsi keluarga terpenuhi diantaranya adalah fungsi agama, fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih, fungsi Perlindungan, fungsi ekonomi, fungsi pendidikan, fungsi Kespro (kesehatan reproduksi), fungsi kemasyarakatan atau fungsi pembinaan lingkungan. Demikian bu Tuti menjelaskan secara rinci. Semoga IGI dan BKKBN dapat bersinergi dengan baik sesuai harapan semua pihak. (dewinurmalasari)





12 comments: