Momentum Musyawarah Wilayah / Muswil IGI JATIM (BBPMP Jatim Surabaya, 4-5 April 2026)

Rekam Jejak
Momentum Musyawrah Wilayah IGI JATIM
(BBPMP Jatim Surabaya, 4-5 April 2026)


Unduh Galeri Foto : https://ikatanguruindonesia-my.sharepoint.com/:f:/g/personal/fajarhimawan_igi_or_id/IgBarmsyQnw7RZ_h15YC8n-pAQAOVKSOJ8KmsW4kLy9CzR4?e=i4q0Km


Galeri Kumpulan Video Muswil IGI Jatim 2026: 
https://drive.google.com/drive/folders/1gHOvkJwdNQVxUg3_vvzs3gXayTv2qj_W?usp=sharing

(DRAFT)
Notulen Muswil IGI Jatim 
Khusus sidang tanggal 5 April 2026


LAPORAN KEGIATAN MUSYAWARAH WILAYAH (MUSWIL) IGI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2026

I. INFORMASI UMUM
   Nama Kegiatan: Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.
   Waktu Penetapan Keputusan: 5 April 2026, pukul 10.52 WIB.
   Tempat Pelaksanaan: Surabaya.
   Jumlah Peserta Pemilih: 54 utusan yang terdaftar dan memiliki hak suara penuh.

II. SUSUNAN PRESIDIUM SIDANG
Rangkaian pemilihan dan penetapan keputusan dipimpin secara langsung oleh Presidium Sidang dengan susunan:
   Ketua Presidium: Ikhwan Fahrudin.
   Sekretaris: Ninuk Diah Puspitasari.
   Anggota: Wuri Astuti.

III. RANGKAIAN DAN HASIL KEGIATAN

1. Registrasi dan Tata Tertib Kepesertaan
Kegiatan diawali dengan pemanggilan satu per satu nama peserta untuk mengambil surat suara dan menandatangani daftar hadir registrasi kepesertaan. Untuk membedakan hak peserta dalam persidangan, panitia menerapkan sistem identifikasi warna kalung. Peserta berkalung kuning adalah utusan yang memiliki hak penuh (hak bicara dan hak memilih/dipilih), sedangkan peserta berkalung merah adalah peninjau yang hanya memiliki hak bicara. Dari total awal 79 data, terverifikasi 54 orang peserta utusan yang berhak memasukkan kertas suara.

2. Tahap Pengusulan Bakal Calon
Proses pencalonan dimulai dengan menjaring usulan nama secara langsung dari para peserta utusan Muswil. Terdapat enam nama bakal calon yang berhasil dihimpun oleh presidium, yaitu: Sukari, Fahim Aftoni, Ivan Habibi, Agus Setyo, Bambang S., dan Bagus Sumantri. Pada tahap ini, sempat terjadi perdebatan prosedural yang cukup alot mengenai interpretasi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Tata Tertib, khususnya terkait keabsahan peserta peninjau (berkalung merah) untuk diusulkan sebagai calon ketua wilayah. Presidium akhirnya menengahi dengan keputusan bahwa siapapun bebas diusulkan terlebih dahulu, namun nama-nama tersebut nantinya harus melewati tahap verifikasi syarat mutlak sesuai AD/ART.

3. Tahap Konfirmasi Kesediaan dan Verifikasi Berkas Calon
Keenam bakal calon dipanggil ke depan majelis untuk dikonfirmasi kesediaannya dan diperiksa keabsahan persyaratannya.
   Sukari menyatakan bersedia maju sebagai calon.
   Fahim Aftoni menyatakan siap bersedia maju.
   Ifan Habibi secara hormat mengundurkan diri dari pencalonan karena kendala administratif/format.
   Agus Setyo menyatakan tidak bersedia dicalonkan.
   Bambang S. dipanggil namun tidak berada di tempat.
   Bagus Sumantri menyatakan mundur dan tidak memenuhi syarat karena menyadari dirinya berstatus sebagai guru biasa yang belum memiliki Sertifikat Pendidik (Serdik) selama 20 tahun mengabdi.

Menyisakan dua nama, presidium kemudian melakukan verifikasi data secara daring (online) dan terbuka di hadapan peserta untuk memastikan status keanggotaan aktif IGI, kepemilikan Serdik, dan keaktifan sebagai tenaga pendidik di sistem pemerintah.
   Sukari berhasil dibuktikan keaktifannya sebagai guru di SMKS Putra Erlangga Surabaya melalui penelusuran sistem Dapodik dan Info GTK secara langsung, menepis keraguan yang sempat beredar terkait status keaktifannya.
   Fahim Aftoni juga berhasil diverifikasi keaktifannya melalui sistem Simpatika/Emis Kemenag sebagai guru madrasah aktif yang telah tersertifikasi sejak tahun 2009. 

Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, keduanya ditetapkan secara sah sebagai Calon Ketua Wilayah.

4. Pemaparan Visi dan Misi Calon Ketua Wilayah
Kedua calon diberikan batas waktu maksimal 5 menit untuk menyampaikan pidato visi dan misinya di hadapan forum.
   Visi Misi Sukari: Berfokus pada perkuatan jalinan kemitraan strategis dengan pemangku kepentingan seperti Dinas Pendidikan dan BPMP, peningkatan kompetensi (upskilling) para guru, penguatan pondasi kewirausahaan, optimalisasi sekretariat IGI Jatim agar memiliki lembaga pendidikan dan pelatihan tersendiri, serta mengintensifkan kaderisasi pengurus daerah yang tangguh melalui Pelatihan Manajemen Organisasi (PMO).
   Visi Misi Fahim Aftoni: Membawa tagline "Sharing and growing together", beliau menargetkan IGI Jatim yang kolaboratif, inovatif, dan berdampak. Program unggulannya meliputi usaha mendorong IGI Jatim go international dengan peningkatan kemampuan bahasa asing pengurus, revitalisasi guna sekretariat, pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) lintas bidang, pembentukan divisi khusus Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), serta pendidikan manajemen organisasi untuk menyambung kembali "ruh" semangat pendirian IGI.

5. Proses Pemungutan dan Penghitungan Suara
Pemilihan eksekutif IGI Jatim ini dilakukan secara asas langsung, bebas, dan rahasia melalui pencoblosan/penulisan di kertas suara. Demi keakuratan dan pencegahan kecurangan, 54 peserta pemilih dipanggil satu per satu ke depan untuk memasukkan hak suaranya ke dalam kotak suara disaksikan oleh para saksi calon. Hasil akhir penghitungan dari 54 suara yang masuk secara sah adalah:
   Bapak Sukari memperoleh 29 suara.
   Bapak Fahim Aftoni memperoleh 25 suara.

6. Penetapan Ketua Wilayah Terpilih
Menindaklanjuti hasil perolehan suara terbanyak, Ketua Presidium Sidang secara resmi membacakan Surat Keputusan Nomor 10/M_IGI/PW05/4/2026 tentang Ketua Wilayah IGI Provinsi Jawa Timur. Melalui keputusan tersebut, musyawarah menetapkan Bapak Sukari, S.Pd., M.Pd. sebagai Ketua Wilayah IGI Provinsi Jawa Timur untuk Masa Bakti 2026-2031.

7. Pembentukan Dewan Kehormatan dan Dewan Pembina
Agenda musyawarah ditutup dengan penentuan figur-figur untuk menempati posisi Dewan Kehormatan, yakni badan yang akan bertugas menindaklanjuti potensi pelanggaran AD/ART dan etika di masa mendatang. 
   Forum mengusulkan nama-nama tokoh seperti Wuri Astuti, Hibatun Wafiroh (Bu Wafi), Cicik, Khairul Rizki, Bagus Sumantri, Dina Hanif Mufida, dan Siti Nurhasanah. 
   Bapak Bagus Sumantri menyatakan bersedia merangkap posisi tersebut di level wilayah. 
   Bapak Sukari (Ketua Terpilih) juga melaporkan bahwa Dina Hanif Mufida dan Siti Nurhasanah telah bersedia menjadi bagian dari Dewan Kehormatan setelah dikonfirmasi terpisah. 
   Sementara itu, Ibu Cicik menolak amanah di level wilayah demi memfokuskan diri pada IGI Surabaya, begitupun Bapak Khairul Rizki yang belum bersedia.

   Adapun Wuri Astuti dan Hibatun Wafiroh, yang awalnya menunjukkan kesiapan membantu secara insidental di Dewan Kehormatan, secara khusus diusulkan oleh Bapak Sukari untuk ditempatkan ke dalam posisi Dewan Pembina agar para tokoh senior tersebut dapat lebih sering mendampingi serta membina pengurus secara berkesinambungan.


































































































Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama