Muswil IGI Jawa Timur 2026 Berlangsung Dinamis dan Demokratis, Sukari Terpilih Pimpin Periode 2026–2031


Pembukaan Muswil IGI Provinsi Jawa Timur (Foto Panitia Muswil)
IGIJatim
-Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 berlangsung sukses, dinamis, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang digelar pada Sabtu–Minggu, 4–5 April 2026 ini bertempat di aula utama Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur dengan menggabungkan metode daring dan luring sebagai bentuk adaptasi terhadap kebutuhan organisasi modern.

Rangkaian Muswil diawali dengan pelaksanaan sidang secara daring pada 31 Maret dan 1 April 2026. Pada tahap ini, peserta membahas Sidang Pleno I yang meliputi penetapan peserta sidang serta penyusunan agenda. Selanjutnya, Sidang Pleno II difokuskan pada pembahasan tata tertib sidang sebagai landasan jalannya musyawarah. Lanjutan pembahasan pleno dilakukan hingga menghasilkan kesepakatan awal yang menjadi dasar pelaksanaan sidang tatap muka.

Memasuki tahap luring pada Sabtu, 4 April 2026, agenda utama dimulai dengan Sidang Pleno III yang membahas penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Wilayah IGI Jawa Timur masa bakti 2021–2026. Dalam forum tersebut, laporan disampaikan secara menyeluruh mulai dari ketua, sekretaris, hingga koordinator bidang. Bahkan, laporan keuangan dipaparkan secara rinci disertai bukti transaksi dari berbagai rekening bank, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas organisasi.

Ketua IGI wilayah dalam sambutannya menegaskan bahwa model pelaporan tersebut merupakan upaya memberikan pertanggungjawaban yang terbuka dan rinci. “Kami ingin memberikan contoh tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel untuk kepengurusan selanjutnya,” ujarnya. Laporan tersebut kemudian mendapatkan apresiasi dari peserta dan disahkan secara aklamasi, sekaligus menetapkan pengurus lama sebagai demisioner.

LPJ PW 2021-2026 IGI Provinsi Jawa Timur (Foto Panitia Muswil)
Agenda kemudian dilanjutkan dengan Sidang Pleno IV dan sidang komisi yang membahas program kerja serta rekomendasi organisasi. Dinamika diskusi yang berlangsung cukup alot, khususnya pada Komisi A terkait program kerja, menyebabkan pergeseran jadwal Sidang Pleno V yang semula direncanakan pada Sabtu malam menjadi Minggu, 5 April 2026.

Pada hari kedua, Minggu 5 April 2026, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno V yang menjadi puncak Muswil, yaitu pemilihan Ketua IGI Jawa Timur periode 2026–2031. Proses pemilihan diawali dengan registrasi peserta dan penetapan tata tertib kepesertaan. Dari total 79 peserta, sebanyak 54 peserta utusan terverifikasi memiliki hak pilih, yang ditandai dengan penggunaan kalung berwarna kuning, sementara peserta peninjau menggunakan kalung merah.

Tahap pencalonan menghasilkan enam nama bakal calon, yakni Sukari, Fahim Aftoni, Ivan Habibi, Agus Setyo, Bambang S., dan Bagus Sumantri. Namun, setelah melalui proses konfirmasi kesediaan dan verifikasi administratif, hanya dua kandidat yang memenuhi syarat, yaitu Sukari dan Fahim Aftoni.

Dalam pemaparan visi dan misi, Sukari menekankan pentingnya penguatan kemitraan strategis dengan pemangku kepentingan, peningkatan kompetensi guru, serta pengembangan kewirausahaan dan kaderisasi organisasi. "penguatan kemitraan strategis dengan pemangku kepentingan harus benar-benar ditingkatkan" ungkap pria asal gresik yang low profil ini. Sementara itu, Fahim Aftoni mengusung konsep “sharing and growing together” dengan fokus pada kolaborasi, inovasi, penguatan SOP organisasi, serta pengembangan dan penguatan daya saing global IGI menuju kancah internasional. "Ini harus direncanakan dan dilaksanakan dengan baik untuk kepengurusan mendatang", ujarnya dengan penuh sungguh-sungguh pria yang selalu stylis ini.

Pemaparan Visi Misi Calon Ketua Wilayah IGI Provinsi Jawa Timur 2026-2031 (Foto Panitia Muswil)

Proses pemungutan suara dilakukan secara langsung, bebas, dan rahasia. Sebanyak 54 peserta memberikan hak pilihnya secara bergiliran di bawah pengawasan presidium sidang. Hasil penghitungan suara berlangsung ketat, dengan perolehan suara yang saling kejar hingga akhir. Sukari memperoleh 29 suara, sementara Fahim Aftoni memperoleh 25 suara walaupun sebelumnya dipenuhi dengan suara yang saling kejar-kejaran.

Berdasarkan hasil tersebut, presidium sidang yang dipimpin oleh Ikhwan Fahrudin secara resmi menetapkan Sukari sebagai Ketua IGI Provinsi Jawa Timur masa bakti 2026–2031 melalui Surat Keputusan Nomor 10/M_IGI/PW05/4/2026.

 Ketua Terpilih PW IGI Provinsi Jawa Timur 2026-2031 (Foto Panitia Muswil)

Selain pemilihan ketua, forum juga menetapkan Dewan Kehormatan dan Dewan Pembina sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi. Sejumlah nama diusulkan untuk mengisi posisi tersebut guna menjaga integritas serta keberlanjutan organisasi di masa mendatang.

Secara keseluruhan, Muswil IGI Jawa Timur 2026 berjalan dengan lancar dan penuh dinamika. Forum ini tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga merumuskan arah kebijakan strategis organisasi ke depan. Semangat demokrasi, transparansi, dan kebersamaan yang tercermin selama kegiatan menjadi modal penting dalam membangun organisasi yang lebih profesional dan adaptif.

Dewan Kehormatan PW IGI Provinsi Jawa Timur 2026-2031 (Foto Panitia Muswil)

Melalui Muswil ini, IGI Jawa Timur diharapkan mampu terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kompetensi guru, serta menjawab tantangan zaman dengan inovasi dan kolaborasi. Hal ini sejalan dengan semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut, yakni “Sukses Muswil IGI Jatim: Harmoni dalam Perbedaan, Maju dalam Kebersamaan."

Selamat beraktivitas, salam sharing and growing together (Abdullah Halim)

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post