Semarak Pendampingan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) oleh BBPMP Jawa Timur di Bumi Wali Tuban


Tuban- Dari setiap musibah, selalu ada ruang buat belajar, peduli, dan bergerak bersama. Saat badai datang, kita mungkin tidak bisa menghentikan anginnya, namun kita bisa menjadi tempat berteduh dan menguatkan satu sama lain."

Selasa, 30 Juni 2026 di tengah maraknya program efisiensi, Pelatihan SPAB (Satuan Aman Bencana) Kabupaten Tuban tetap dapat dilaksanakan. Pelatihan yang melibatkan Kepala Sekolah dan guru dari semua jenjang yaitu PAUD, SD, SMP, SMA/K dan SLB didukung dan mendapat dukungan dari para pemangku kebijakan bukan hanya dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban dan Cabang Dinas saja, terlebih oleh BBPMP Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Tuban.

Peserta sangat antusias sekali dalam mengikuti pelatihan ini terkait isu megatrush yang memang sangat mengerikan dan akan sangat berdampat karena dipastikan akan meluluhlantakan 50% pulau Jawa, terlebih lagi keinginan untuk selamat bersama menjadi kunci utama untuk mitigasi bencana.

Baca juga : https://jawatimur.igi.or.id/2026/07/bbpmp-jawa-timur-impelementasikan.html

Durasi pelatihan tidak hanya dilaksanakan secara luring di tanggal 30 Juni 2026 saja, tetapi sudah diawali melalui kegiatan daring pada tanggal 17 Juni 2026 dan 26 Juni 2026, selain itu juga melalui pelatihan mandiri pada platform Ruang GTK dan LMS. Setelah pelatihan secara luring ini  juga masih akan dilaksanakan pendampingan kepada peserta hingga tanggal 30 Agustus 2026 oleh tim fasilitator SPAB untuk menyelesaikan 10 Tahapan SPAB dan RTL sehingga dapat terwujud sekolah yang SPAB.

Pelatihan SPAB Kabupaten Tuban dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Irma Putri Kartika yang dalam kata sambutannya mengatakan, "Pentingnya pendidikan tentang kebencanaan dimasukan ke dalam muatan kurikulum karena SPAB juga menjadi bagian penilaian pada rapor pendidikan sekolah, sulingjar pada TKA dan AN, bahkan akreditasi sekolah," terangnya.

Baca juga : https://disdik.pasuruankab.go.id/isiberita/pendampingan-satuan-pendidikan-aman-bencana-wujudkan-sekolah-tangguh-dispendik-kabupaten-pasuruan-dampingi-smpn-1-rejoso-menuju-satuan-pendidikan-aman-bencana

Lebih lanjut Irma Putri mengatakan, "Dengan adanya pelatihan SPAB ini diharapkan semua sekolah yang ada di Kabupaten Tuban selalu siaga sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana maka semua guru dan siswa dapat selamat bersama, bencana bukan ancaman, bersahabat dengan bencana menjadikan kita siap untuk mitigasi meskipun hanya dengan melakukan hal-hal kecil melalui kegiatan pembiasaan 7 KAIH di sekolah," tegasnya.

Pada kesempatan ini, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmaji juga turut membersamai dan menyampaikan hal-hal terkait kebencanaan yang sering terjadi di Tuban, utamanya banjir dan angin kencang/puting beliung serta kekeringan saat musim kemarau panjang untuk mengawali materi SPAB. Sudarmaji juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Pendidikan yang telah mendukung dan kesediaan menjadi mitra bagi BPBD melalui pelatihan SPAB ini.

Materi pelatihan dilaksanakan melalui tiga tahapan penyampaian Pilar 1, Pilar 2, Pilar 3 ditambah materi Perubahan Iklim melalui metode ceramah, dialog interaktif, diskusi kelompok, pemutaran video dan pelaksanaan praktik baik yang dipresentasikan oleh masing-masing peserta. Bertugas sebagai Fasilitator adalah Andriana Wahyu Hartanti dan Aris Sutikno yang juga sebagai pengurus aktif di Ikatan Guru Indonesia Kabupaten Tuban. Keduanya sudah dilatih melalui TOT SPAB Provinsi Jawa Timur tahun 2024. Selain itu juga ada materi Simulasi Kebencanaan yang disampaikan oleh Moch. Maftuchin Reza dari BPBD Kabupaten Tuban.

SPAB bukan materi pelajaran yang berdiri sendiri yang akan menambah beban kerja guru. SPAB adalah pembelajaran yang terintegrasi pada muatan mata pelajaran yang ada pada kurikulum melalui pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Dengan terbentuknya Tim Siaga Bencana di sekolah maka diharapkan akan dapat melindungi warga sekolah (siswa, guru, dan tenaga kependidikan) dari risiko dan dampak bencana, serta memastikan keberlangsungan layanan pendidikan dalam situasi darurat maupun pemulihan. 

Pelaksanaan pelatihan SPAB ini selain dilaksanakan di Kabupaten Tuban juga secara serentak dilaksanakan juga di 38 Kabupaten Kota seJawa Timur yang difasilitasi oleh BBPMP propinsi Jawa Timur. (Andriana WH/IF)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama